• Williamson Drejer posted an update 3 years, 10 months ago

    Setiap tahunnya penguasa negara menargetkan pencapaian 1 juta rumah dengan perantara program rumah bersubsidi ataupun komersil yang lain. Namun diantara hunian perumahan yang ditawarkan hampir segenap masih membawa perbankan (konvensional dan ‘syariah’) dan itu berarti point bunga yang oleh MUI disebut serupa riba sedang belum dapat terhindarkan.

    Tatkala yang sama masyarakat luas tetap mengenal secara sangat familiar istilah KPR (Kredit Penguasaan Rumah) oleh perbankan, belum ada seleksi katanya. Pada kajian aku, baik bank konvensional mau pun bank syariah, keduanya tetap mempraktikkan sesuatu yang sebagai dengan sebutan berbeda.

    Persamaannya terletak di dalam fakta transaksi konsumen yang membeli tunai rumah melalui Developer secara komposisi Uang Muka dibayarkan oleh pemakai dan sisanya (plafon KPR) dibayarkan per perbankan. Berikutnya konsumen mencicil sisanya (plafon KPR) tadi di sertai dengan terusan bunga pada setiap bulannya, menjadi konsumen tidak membeli atau mengangsur martabat rumah, menyendirikan terhadap hutang yang dikasih oleh perbankan, jadi masih sama-sama riba bukan?

    Perbedaannya adalah perbankan syariah mempergunakan istilah syariah semata, bunga yg fixed menjadi ‘margin’, atau semisalnya.

    Pertanyaannya, mungkinkah memiliki bait tanpa bank & tanpa riba?

    Berikut ini, kami mau sampaikan dengan singkat 9 Cara Punya Rumah Tanpa Bank & Tanpa Bunga uang:

    1. Miliki Rumah dengan Membeli Berdasar pada Tunai

    “Allah telah menyesuaikan jual beli dan mengharamkan meriba. ” (Q. S. Al-Baqarah: 275)

    Paling tidak butir di bagi menyimpulkan 3 hal: Mula-mula, hukum mengenai jual beli (kredit) dan meriba. Kedua, perlawanan antara kulak (kredit) dengan riba. Ke-3, solusi untuk menghidari meriba dengan jual beli (kredit). Akan tetapi jual beli yang di maksudkan dalam bagian di atas adalah jual beli kredit, sungguh jual beli tunai.

    Adapun jual beli tunai sebenarnya tidak status pembahasannya secara larangan anak uang, sebab komersial tunai hendak menutup sekalian kemungkinan untuk terjadi bunga uang di dalam transaksinya, berbeda beserta jual beli ponten yang memungkinkan terdapat unsur riba di dalamnya.

    Jadi,, bagi siapa saja yang ingin mengasese dirinya terhindar dari bunga uang dalam berjual beli, dipersilakan untuk tawar-menawar dengan pembayaran secara tunai saja. In syaa Tuhan bebas riba dalam berjual beli.

    Tapi berapa tidak sedikit di antara Dikau yang sanggup tunai?

    2. Miliki Bait dengan Membeli Secara Tunai Bertahap

    Apabila Anda belum mampu mengambil tunai, Anda bisa mengelola pembayaran berdasar pada tunai berangsur, maksudnya ialah harga yang Anda bayarkan senilai dengan pangkat tunai mersik namun dibayarkan dengan bertahap, biasanya terdapat banyak Developer yang sanggup instalment datang 24 tarikh. Tunai lama-kelamaan ini sama dengan kum sebenarnya, perbedaannya pada sistem angsuran setiap bulannya pas tinggi.

    rumah dijual di bogor Apabila rumah type 36 dijual dengan pangkat Rp. 240. 000. 000, maka Dikau harus mempunyai dana yang ready Rp. 10. 000. 000/bulan dalam luar dari kebutuhan pokok lainnya.

    Peringkat yang sedang pantastis untuk ukuran karyawan atau pegawai bukan?

    3. Miliki Griya dengan Mengambil Secara Tukar guling

    Jual beli barter merupakan kerangka konvensional, namun masih selalu relevan dengan zaman manapun. Anda sanggup membeli griya dengan cara menukarkan kekayaan eigendom di tempat lain, semisal tanah. Ataupun bisa pun membeli graha secara barter dengan kuota umrah/haji kalau Anda mempunyai biro pelancongan haji.

    Apakah mungkin siap? Apa salahnya jika Dikau mencobanya, datanglah kepada Developer yang selagi memasarkan perumahannya, sampaikan bahwa Anda berkehendak membeli 1 unit rumahnya, namun pembayarannya tidak di dalam tunai, memisahkan dengan menukarkan 24 paket umrah senilai 20jt/paket.

    Untuk sebagian Developer, bisa jadi tersebut adalah tawaran yang penting, mengapa? Sebab Developer terkadang membutuhkan paket promo di dalam menawarkan produknya, lalu kado bagi tim marketing bahwa mencapai objek penjualan ataupun bahkan bagi manajemen Developer itu sendiri, di sisi lain meronce memangkas kerjaan menjual 1 unit graha karena sudah di tukar guling kepada Anda.

    Apakah Kamu ingin mencobanya?

    4. Miliki Rumah dengan Cara Warisan

    Ada cara selain mengambil rumah berdasar pada tunai, bahkan harus lambat kredit muncul puluhan tahun, yaitu beserta melalui proses warisan.

    Namun ini ialah cara mempunyai rumah tertekan sebenarnya, mengapa? Karena itu bukan cara yang bertemperamen pilihan, memisahkan sebuah given dari Penyusun Alam Semesta. Kamu terpaksa mengembol dari pengampu dengan kemegahan yang bisa diwariskan lalu 7 tiruan. Dengan demi, Anda terpaksa memiliki wisma dengan jalan warisan itu.

    Namun bagi Anda yang sebaliknya tetap lahir secara kondisi pengampu yang luka beruntung, manalagi rumah milik sendiri, menyekolahkan Anda pun masih aneka macam nanggung. Kamu jangan rambang, masih terdapat 3 jalan berikut yang bisa Kamu coba untuk miliki graha idaman.

    5. Miliki Graha dengan Cara Hibah

    Banyak jalan menuju Roma, demikian pepatah lelet mengajarkan kita mengenai antusiasme pantang menyerah. Kalau tidak siap memiliki dengan barter, tunai bertahap, lagi pula tunai, terlebih warisan, jadi ada jalan lain yang bisa Dikau coba, meski pun ini merupakan percobaan dengan proses yang panjang & butuh ketahanan dalam mencapainya, namun segalanya salahnya Engkau mencobanya, kendi di coba tak kenapa dan tak perlu bayar.

    Caranya adalah Anda cukup menjadi orang2 yang sopan-santun pekertinya, mempesona tutur katanya, tidak besar perhitungan, simple kata Anda jadi good man ajalah. Suatu ketika, sebut saja Paman (atau siapa saja) yang membutuhkan bantuan, Engkau sambut ini sebagai tahapan awal untuk miliki graha di lalu hari, tanpa menanti remunerasi saat ini. Paman Anda begitu gembira karena perbuatan, tutur kata & hati terang yang Anda punya. Seakan-akan, apalagi Paman Dikau menganggap Dikau itu lebih ‘anak’ daripada pada bani kandungnya seorang diri, apatah juga jika Pakcik Anda ini memang bukan memiliki famili yang jahanam akan penyaluran kasih sayang.

    Laksana banyak skandal nyata berkata kepada aku, ada yang rela menyumbangkan rumah / hartanya lawan orang yang tidak terdapat hubungan darah sungguhpun. Semua tersebut dilakukan sebab orang itu senang terhadap orang yang dihibahinya, bahwa bukan sebab senang, balasan budi, ataupun apalah namanya, lalu apa-apa?

    See? Be a good man..!

    6. Miliki Griya dengan Jalan Menjadi Sales Perumahan

    Jalan ini segelintir disadari, terutama mereka yang menggeluti dunia sales, apalagi kebanyakan para sales perumahan belum memiliki rumah seorang diri, atau bahkan minder beserta pekerjaannya. Padahal profesi sales itu berkualitas, bahkan di dalam manajemen developer perumahan, sales adalah pucuk tombak dalam melakukan variasi calon pengguna menjadi pengguna yang telah terbranding melalui proses marketing.

    Karena pentingnya sales, anggaran developer perumahan lazim menetapkan 2% – 3% fee lawan harga tunai setiap unit rumah yang berhasil dijual. Jika seorang sales berhasil menjual 20 unit wisma dalam sebuah perumahan secara harga setiap unitnya Rp. 250jt, oleh sebab itu 2% fee yang tersua seorang sales adalah Rp. 5jt, oleh sebab itu 20 unit rumah terjual bisa mengantongi uang sama banyaknya Rp. 100jt.

    Selanjutnya si sales tadi cukup mencoba lagi perumahan yang beres dipasarkan secara target yang serupa. Dalam perhitungan kami, dengan nilai Rp. 200jt, Dikau sudah bisa memiliki graha dengan luasan yang semua. Di komunitas Marketing Properti Syariah (MPS), sebagian member kami banyak yang sudah biasa merasakan legitnya closing jutaan malah puluhan juta rupiah, jika dikumpulkan bisa membayar DP rumah syariah pada lokasi unik.

    Nah, apabila fokus meski suatu hal yang musykil jika kemudian bisa memiliki rumah cuma dengan menjadi broker milik syariah.

    Layak di buktikan bukan?

    tujuh. Miliki Graha dengan Cara Kredit Tanpa Bank Tanpa Riba

    Nah, cara yang terakhir ini, mungkin bagi kebanyakan manusia, cara tersebut antara mustahil atau paling tidak belum terbayangkan, apakah ada jalan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) atau KPR syariah tanpa bank serta tanpa riba?

    Percayakah Anda, saat ini kami bersama teman2 komunitas Developer Property Syariah Indonesia sedang mengembangkan perumahan syariah dengan konsep tanpa bank & tanpa anak uang. Perumahannya sudah menyebar disemua kota-kota besar di Indonesia.

    Jika Dikau sudah meninggalkan keenam cara di kepada, atau lebih dari itu ingin loncat melakukan jalan ketujuh tersebut, juga tidak ada ruginya. Sebab, dengan cara ini, Anda tidak mesti khawatir dengan ancaman kompensasi, bunga bunga uang, penyitaan graha, finalty, & lain-lain. Karena dengan jalan ini, seorang developer syariah menawarkan Engkau hunian secara konsep cari rumah refleks kredit ke Developer secara tenor terlintas 10 – 15 tahun.

    Demikian tujuh cara sahih miliki bait tanpa bank dan tanpa riba, hendaknya dapat menyantuni Anda yang saat ini selagi galau, sebab saat ketemuan[cak] mertua terus-menerus ditanyain “kapan kamu punya rumah seorang diri? ”

    8. Menabung di dalam Bentuk Dinar Emas.

    Sengketa klasik seseorang tidak pernah memiliki rumah sendiri merupakan harga wisma yang selalu naik. Seolah tak sempat mau merindukan tabungan yang kita kumpulkan terlebih lalu.

    Misalnya, sekarang kita mengimpikan sebuah wisma di daerah strategis dalam Bogor beserta harga Rp. 450 Juta. Kita pula biar mulai menahan untuk memperoleh rumah ini. Sekalipun kalian bisa menyisihkan uang Rp. 450 juta sampai 3 tahun di depan, pastinya harga bait tersebut sudah biasa melesat memanjat melebihi uang kita itu.

    Solusinya ialah kita menabung dalam kerangka uang dinar emas. Laksana kita tahu dinar megah nilainya lebih stabil dibanding mata uang rupiah. Uang 1 dinar megah dari dulu hingga saat ini masih bisa untuk mengambil 1 sudut kambing beserta kualitas bagus.

    Sehingga, apabila kita menjumput dinar emas senilai 1 rumah saat ini masih memungkinkan untuk mengambil rumah yang sama meski aku harus menaruhkan dahulu sampai 3 tahun ke hadap.

    9. Berinvestasi di Unit area Riil.

    Kalau saat ini kita punya duit Rp. 10 Juta dan berkeinginan punya rumah, selama untuk menutup DP selalu tidak sedang. Jangan berkecil hati. Kembangkan saja duit kita tersebut pada bisnis riil.

    Pemisalan kita jadikan uang kalian tersebut serupa modal bidang usaha pakaian hijab. Jika dagang tersebut lulus, maka duit kita dengan bertambah kinerja dari pelajaran bisnis tersebut.

    Sarannya, pilih bisnis substansial yang benar-benar sudah berproses dan valid menguntungkan. Mengira investasi bisnis yang mutakhir mulai wajar memiliki resiko yang semua tinggi.

    Nah alhamdulillah tersumbat 9 cara memiliki griya tanpa harus dengan bank yang ribawi. Cara 6 dan 7 coba deh dibaca sedang, karena berdasarkan pengalaman kedua cara tersebut sepertinya yang beberapa bengawan lebih terbukti.